Penegakan Hak Asasi Manusia, Kekerasan terhadap Perempuan dan Militer

Karlina Supelli

Pengantar

Ada dua tema yang semakin sering dibicarakan dalam dua tahun terakhir ini di antara berbagai “tema reformasi” seperti demokrasi, civil society, good governance, dan lain-lain, yaitu pelanggaran/kejahatan hak asasi dan kekerasan negara. Dalam hal pelanggaran/kejahatan hak asasi, kekerasan negara terhadap perempuan pun mendapatkan ruang diskusi yang mulai terbuka. Gejala ini dapat dikembalikan ke dua sebab. Pertama, orang semakin menyadari bahwa berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di banyak tempat di negeri ini ternyata dapat dikategorikan sebagai kekerasan, baik sistematik atau non-sistematik, yang a) dilakukan oleh, atau b) didukung oleh aktor-aktor penyelenggara negara, atau 3) yang terjadi karena pengabaian oleh negara. Baca lebih lanjut

Pendidikan untuk Pemahaman

Karlina Supelli

Education is the point at which we decide whether we love the world enough to assume responsibility for it and by the same token save it from that ruin which, except for renewal, except for the coming of the new and the young, would be inevitable. And education, too, is where we decide whether we love our children enough not to expel them from our world and leave them to their own devices, nor to strike from their hands their chance of undertaking something new, something unforeseen by us, but to prepare them in advance for the task of renewing a common world (Hannah Arendt, Between Past and Future).

Pengantar

Seorang filsuf Jerman, Immanuel Kant (1724-1804) menulis bahwa ciri khas kebudayaan terdapat dalam kemampuan manusia untuk mengajar dirinya sendiri. Di masa lampau kemampuan ini memungkinkan kebudayaan teralihkan secara alamiah dari generasi ke generasi. Pengetahuan akan dunia sekitar dan keterampilan untuk mengatasi kesulitan praktis sehari-hari diperoleh lewat tradisi lisan turun temurun, baik melalui sanak keluarga, sesepuh, maupun “guru” yang terpilih di dalam sebuah komunitas. Sekalipun tradisi mengalihkan pengetahuan secara sistematis, yang kemudian berkembang menjadi pendidikan dan pengajaran, sudah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu, namun kemungkinan perkembangannya sebagai sebuah sistem yang kokoh sangat berjalin erat dengan bertumbuhnya tradisi tulis dan pencetakan teks tertulis. Baca lebih lanjut

Kosmologi Awam, Ilmiah, dan Religius: Dari Kosmologi ke Dekosmologisasi

KOSMOLOGI AWAM, ILMIAH, DAN RELIGIUS: DARI KOSMOLOGI KE DEKOSMOLOGISASI

Karlina Supelli

Panitia meminta saya untuk membawakan tema Alam Sebagai Pertanda Tuhan dengan subtema Argumen-argumen Kosmologis. Tema-tema seperti ini sudah dikenal lama sekali dan selalu saja menimbulkan perdebatan. Dalam makalah ini saya tidak membahas argumen-argumen kosmologis menurut versi asli ataupun menurut apa yang sekarang banyak disebut sebagai Kosmologi Baru. Saya hanya akan melempar sebuah proses bertanya dan merekonstruksi pikiran sebagaimana berlangsung di dalam kosmologi, dan bagaimana proses itu membentangkan kemungkinan-kemungkinan untuk berefleksi melampaui realitas faktual. Jika di dalam pembahasan terjadi persentuhan-persentuhan antara berbagai disiplin ilmu dan juga di antara berbagai cabang filsafat, maka memang itulah Kosmologi, The Science of the Universe, dengan K kapital, S kapital dan U kapital. Baca lebih lanjut

Kosmologi: Mengenali Alam Semesta

KOSMOLOGI: MENGENALI ALAM SEMESTA

Karlina Supelli

Pengantar

Menikmati pemandangan alam merupakan salah satu kegiatan santai yang dapat mengendurkan ketegangan akibat tugas-tugas sekolah yang seringkali terasa demikian berat. Tidak jarang kesantaian itu berkembang menjadi kesenangan rutin yang lalu melahirkan kerinduan yang luar biasa pada alam, pada keteraturan yang tiba-tiba saja diikuti dengan amukan dan keporakporandaan yang menghilangkan monotoninya. Baca lebih lanjut

Kebebasan Berkosmologi: “Contact” dan “2001: Space Odyssey”

Karlina Supelli

CONTACT baru selesai diputar di bioskop-bioskop. Sedikitnya ada dua nama besar yang terkait dengan film ini selain artis kenamaan Jodie Foster. Dua nama itu adalah sutradara Robert Zemeckis, pemenang Academy Award untuk Forrest Gump, dan Carl Sagan, astronom pemenang Pulitzer yang menulis novel Contact. Jodie sendiri memerankan Eleanor Arroway (Ellie), ahli radio astronomi tokoh utama Contact, yang menyerahkan seluruh masa depannya demi mendengarkan panggilan dari makhluk angkasa luar. Ia yakin mereka sedang mencoba berkomunikasi dengan manusia Bumi. Baca lebih lanjut

Kapan Perempuan Boleh Menamakan Dunia

KAPAN PEREMPUAN BOLEH MENAMAKAN DUNIA

Karlina Supelli

Kakak perempuan tertua menamakan saya Karlina ketika saya dilahirkan. Di luar kebiasaan, karena nama biasa diberikan oleh ayah, ibu, kakek, atau nenek; tetapi waktu itu seluruh keluarga menerimanya. Karlina tidak mempunyai arti apa-apa selain terdengar enak, begitu kata kakak saya. Maka harus ada nama lain. Ayah menambahkan sebuah nama yang membawa simbol eksistensi di luar saya. Nama yang diambil dari salah satu nama Tuhan: Rohima, dari rahim; Islami dan membawa sifat penuh “belas kasihan” atau “penyayang.” Di dalam Surat Kenal Lahir, ditambahkan “binti Supelli”, maka saya menjadi Karlina Rohima anak perempuan Supelli. Namun selama dua belas tahun saya cukup hanya Karlina. Baca lebih lanjut

Ilmu Pengetahuan: Cermin atau Sarana Memahami Dunia?

ILMU PENGETAHUAN: CERMIN ATAU SARANA MEMAHAMI DUNIA?

Karlina Supelli

Era sekarang ini seringkali disebut-sebut sebagai era informasi, namun sesungguhnya di belakang pernyataan ini secara implisit terkandung pengertian mengenai era ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah membuat mungkin semua pencapaian material dan (sebagian) yang non-material di sekitar kita. Catatan khusus hendak diberikan pertama-tama, yaitu bahwa ilmu pengetahuan yang dimaksudkan di sini adalah ilmu pengetahuan alam. Baca lebih lanjut

Bahan Diskusi untuk Halah Bilhalal di TRK Posko Depok

Karlina Supelli

Umat Muslim di seluruh dunia baru saja melewati sebuah bulan suci, Ramadhan. Sebuah bulan di mana umat Muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa dengan benak dan jiwa yang suci untuk sebuah tekad memerangi nafsu. Berbeda dengan ibadah lainnya, puasa adalah ibadah yang semata-mata ditujukan untuk Allah. Tidak seorangpun dapat mengetahui jika kita mengingkari sendiri puasa kita, karena dengan bebas kita dapat tetap mengaku sedang berpuasa. Puasa adalah kejujuran terhadap diri sendiri dan terhadap Allah Swt. Baca lebih lanjut