Lezing

Siti Soendari

(Doenia Bergerak, no. 2 1914)

Oleh karena banjak soedara² jang kepengin taoe lezingnja Raden ajoe Siti Soendari, Redactie tijdschrijft Wanito Sworo, Secretaresse Boedi Wasito, Lid Journalistenbond, goeroe sekola anak perempoean di Patjitan, jang di batja oleh Pengarang Sarotomo pada waktoe algemeene vergadering I.J.B. mendjadi perloe hal itoe kami siarkan di sini, demikianlah boenjinja:

Maaflah toean-toean jang berhadlir di sini! Saja Raden ajoe Siti Soendari goeroe sekola anak perempoean di kota Patjitan, soedah antara lama mengandoeng kemasgoelan di dalam ati, jang hidoepnja orang-orang ketjil, sanget tida dihargakan oleh bangsa tengahan, istimiwa pela bangsawan-bangsawan. Halnja kita orang dapat berhidoep senang ini, lantaran dari daja keringetnja orang-orang ketjil. Djikaloe kita tida dapat pertoeloengannja orang ketjil, kita tentoe terpaksa bekerdja sendiri dengan mandi keringet. Mendjadi ilanglah kabesaran dan kamoelja’an kita. Oleh karena itoe tida pantes sekali orang-orang ketjil disia-sia atau diboewat samaoe-maoenja. Hal itoe saja poedji kapada Alah moedah-moedahan lekas dinjiahkan dari moeka boemi adanja. Adapoen sebabnja saja menaroh kemasgoelan di dalam ati itoe, karena bakal katoeroenan saja kelak, tentoe banjak jang mendjadi orang ketjil, tertimbang jang djadi bangsa tengahan atau bangsawan.

Roepa-roepanja orang-orang jang loba dan thama sama sekali tida mempoenjai ketakoetan bolehnja mendjalankan kamenangannja kepada jang ada di bawahnja jang dikodratkan mendjadi orang hina dina. Jang demikian itoe disebabkan karena tida ada jang menegor atau mengoesik. Dari itoe alangkah soeka soekoer saja kepada Toehan, bahwa Mas Marco diberi kafikiran mengadakan persarikatan I.J.B. jang lagi toean-toean bitjarakan di ini hari. Persarikatan kita inilah jang bakal menjiahkan loba dan thama itoe. Oleh karena itoe patoet dan perloe sekali kita sefakati dan kita bantoe. Sajang 1000 kali sajang, saja tida bisa toeroet berhadlir dan toeroet memoesawaratkan berdirinja persarikatan jang soedah lama mendjadi idam-idaman saja. Tida lain hanjalah saja membri ingat: soepaja persarikatan mendjadi toeloes, Bestuur dan lid-lidnja hendaklah roekoen.

Meskipoen soedara-soedara lid I.J.B. jang berhadlir di sini sasoenggoehnja soeda tida samar lagi atas maksoed pribahasa Roekoen djadi santosa, begitoe djoega masih saja katakan lagi. Hal itoe djanganlah soedara-soedara, sekali-kali tiada. Sebenarnja hanjalah boeat membri kenjataan sahadja bahwa pribahasa Roekoen mendjadi santosa itoe soedah memenoehi di dalam dada saja, kemoedian sekarang leoear semoelah di moeka soedara-soedara sekalian:

Mengoetjapkan perkataan jang baik itoe bisa menarik fikiran jang baik dan tida menjakitkan ati. Sapertinja: orang jang sering koempoel dengan orang boesoek, bisa djoega laloe mendjadi boesoek atinja. Sebaliknja: berkoempoel dengan orang jang baik, bisa djoega djadi baik boedi pakertinja. Perkataan jang kasar itoe membri sjak di dalam ati, tetapi perkataan jang manis, menjedapkan ati. Mendjadi apabila pribahasa Roekoen mendjadi santosa itoe tetap baik, semoea jang mendengarkan apa lagi jang memang menetepi pada maksoednja, nistjaja bisa mendjadi baik djoega. Adapoen tandanja bahwa pribahasa itoe baik, demikianlah:

Manoesia menggoenakan makanan jang bergoena kepada badannja boeat memenoehi hidoepnja. Apabila orang tida soeka roekoen sepakat toeloeng menoeloeng, nistjaja tida bisa mendapat makanan. Karena maski kepingin makan nasi sesoeap sekalipoen, hendaklah memakai pertoeloenja beberapa orang, sepertinja: toekang menanak, menoemboek beras, menanam padi, memboeat perkakas tani dan lain²nja. Itoe semoea tiadalah bisa djadi dikerdjakan oleh saorang sahadja.

Dan lagi beras itoe bisanja djadi poetih, sebab bergosok²kan dengan beras. Tandanja: padi saboetir apabila ditoemboek tabisa djadi beras jang poetih, malah antjoer. Njatalah bahwa poetih atau bersihnja beras itoe disebabkan bergosokan dengan beras. Adapoen aloe itoe hanja mengerakan beras sahadja lantaran dari kekoeatannja orang. Tetapi manoesia telah pandai mempergerakan badan dan kapikirannja sendiri tida dengan aloe atau loempang. Dari itoe apabila orang hendak beladjar melebarkan pengatahoean serta menadjamkan kafikiranja, saharoesnja hendaklah bergosokan atau beramah2han dengan orang djoega, tida oesah digerakan oleh lainja saperti pesawat (machine). Adapon bisanja bergosokan itoe dari pada goejoeb atau roekoen. Bisanja djadi goejoeb hendaklah beralasan tjinta kasih. Jang sering djadi aralnja jaitoe apabila koerang sabar di ati.

Sekalian soedara² tentoe soedah taoe bahwa manoesia itoe banjak jang tida sama kafikiranja, tabeatnja atau kelakoeanja. Oleh kerna itoe sringkali terdjadi mana² jang tida tjotjok kafikiranja, laloe tida bisa setoedjoe. Terkadang berdekatan sahadja tida maoe. Tetapi lama² djikaloe atinja jang tida setoedjoe itoe soedah dialahken sendiri, tentoe lantas toemboeh tjita kasihnja. Dan merasa bahwa tabeatnja jang demikian tadi ta’ baik, tida membikin roekoen malah mengadakan binih selisian, melainkan terbawa dari koerang kesabaranja sahadja; tida tjotjoknja kafikiran atau pendapetan itoe, tida mendjadikan sebab apa2. Karena saoepama manoesia itoe hanja seroepa sahadja kafikiranja, malahan lebih tida baik, sebab batoe itoe tida ada jang terboeat mengosok. Sedang batoe intan sekalipoen bisanja bertjahaja, dari gosok djoega.

Oleh karna itoe maka serta saja fikir² orang ada didalam perkoempoelan itoe boleh dimisalkan saperti saperangkat gamelan. Beda²nja kapikiran dan tabiatnja itoe saperti beda2nja swara satoe persatoenja gamelan, oepamanja: gender, gambang, rabab, kendang dan sebagainja. Adalah orang jang banjak bitjara, itoelah boleh dimisalkan gender atau tjente. Ada lagi orang jang lemek bitjaranja boleh dioepamakan rebab, dan ada poela orang jang pendiam itoelah boleh disamakan gong, sebab boenjinja djarang² sahadja. Sandenja manoesia itoe sama sadja kafikirannja oepama swaranja gamelan melaenken kendang atau gong sahadja, soedah barang tentoe tida merdoe didengarkan. Dari itoe baiklah roepa² swaranja tetapi jang perloe: bisanja roentoet larasnja. Adapoen jang meroentoetkan, jaitoe nijogonja. Halnja manoesia itoe ja nijogo nja gamelan. Mendjadi patoetlah ia berichtiar sendiri soepaja kapikiranja bisa roentoet dengan kapikiran orang lain. Tjente djangan menesel kapada gong bolehnja djarang² berboenji. Sebaliknja gong djangan soesah ati karena dari tjerewetnja tjente. Jang perloe sendiri tjoema roentoetnja swara, sebab apabila roentoet swaranja dan pande jang memoekoelnja nistjaja merdoe didengar, bisa membikin kasenangan ati. Sebaliknja gamelan jang dipaloe oleh anak² jang beloem pande, itoelah tidak enak terdengan ditelinga, dan tidak bisa menarik ati orang.

Adapoen melaras roentoetnja ati itoe soenggoeh soekar sekal. Tetapi apabila dibiasakan dari sedikit, lama² bisa djoega kesampean.

Kesampeannja itoe dari pada ati kamakloeman. Adapon jang mendjadi benih kamakloeman itoe, saja poenja pendapatan, dari tjinta kepada sesamanja. Karena djikalau seorang soedah menaroh tjinta kepada orang lain, biasanja sebrapa sadja kelakoeanja jang tida di setoedjoeinja, tida djoega dirasanja; bentji dan kasesalan atinja ilanglah semata². Jang ada melainkan sajang atau pengharapan soepaja mendjadi baik. Mangkanja djikalau lid²nja perkoempoelan apa sadja semoea sefakat ati, dan sama membesarkan kamakloeman dan menaroh tjinta kasih, soedah barang tentoe perkoempoelan of pagoejoeban itoe bakal tambah mendjadi besar.

Perkataan pagoejoeban itoe asal dari goejoeb, jang diseboet goejoeb itoe hendaklah pake teman. Tida ada orang goejoeb bersendian sadja. Mendjadi berdirinja pagoejoeban of perkoempoelan itoe pada dajanja orang² banjak jang sama larasnja dia poenja boedi pakerti. Adappon lid²nja jang diwadjibkan mengatoer (Bestuur) itoe oempamanja roemah, mendjadi perkakas jang beroepa kajoe. Adapon lid² jang lain mendjadi sabagian dari perkakas itoe djoega, sepertinja: tiang mendjadi tjagaknja blandar jang memikoel atap; dingding mendjadi aling². Begitoe djoega lidnja soeatoe perkoempoelan, patoetlah mendjalani apa jang telah ditetapkan dalam anggar atau peratoeran. Djikalau tida begitoe, nistjaja roesaklah perkoempoelan itoe.

Adapon pengharepan atau kahendak orang memboeat kebaikan itoe tida gampang. Sandenja gampang, tentoe banjaklah barang jang baik tertimbang jang boesoek.

Oleh karena itoe soepaja soeatoe perkoempoelan bisa baik kedjadiannja, djanganlah alpa bolehnja mengerdjakenja. Dari sebab jang djadi perkataanja sesoeatoe perkoempoelan itoe Bestuurnja, maka pendapetan saja perloe sekali marika itoe menetepi koewadjiban seperti jang terseboet di bawah ini:

1e. Hendaklah memikoel kesoekarannja pekerdjaan jang tiada dengan opah.

2e. Ridla mengloewarkan sedikit wang jang tida bakal dapet ganti, aken goenanja perkoempoelan.

3e. Momong kepada sekalian lid.

4e. Makloem diatas beda²nja pendapetannja lid².

5e. Trima mendjadi toetoehannja orang banjak.

6e. Mentjari daja oepaja jang bisa memadjoekan dan menambahkan kebadjikan lid²nja.

7e. Menderita semoea kasoekarannja perkoempoelan dengan sabar.

8e. Melajani semoea kahendaknja lid² jang menoedjoe kepada kebadjikan.

9e. Tiada boleh mempoenjai milik soepaja dirinja sendiri terpoedji, dan

10e. Tiada boleh mengharap gandjaran.

Apa bila belom bisa mendjalani jang terseboet diatas itoe semoa, nistjaja bakal berbantah sehari² dengan atinja sendiri.

Kemoedian permohonan dan pengharepan saja, moedah-moedahan sekalian soedara-soedara lid I.J.B. jang sama terpilih mendjadi Bestuur, soepaja bisa mendjalani semoea perkara jang soedah saja katakan itoe.

Achiroel kalam, koerang perkataan jang boleh saja pake boeat melahirkan terima kasih saja, jang padoeka sekalian soedah soeka mendengarkan omongan saja itoe. Dan apa bila ada salah seorang Redactie jang toeroet berhadlir dalam perkoempoelan kita ini, saja mohon tolong memasoekan lezing saja itoe didalam soerat chabarnja, soepaja mendjadi peringatan bagi sekalian Bestuurnja perkoempoelan² apa sadja.

Sebelom dan sasoedahnja saja membilang trima kasih.

Redactrice Wanitosworo soerat chabar prempoean

Di Patjitan

R.A. SITISOENDARI

Disalin dalam bahasa Melajoe oleh:

KI WIRO

sumber: https://www.facebook.com/notes/edi-cahyono/siti-soendari-lezing-doenia-bergerak-no-2-1914/283859961735349

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s